Tampilkan postingan dengan label sonic. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sonic. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 Maret 2024

ONIC Ditumbangkan Aura di MPL ID S13, Coach Yeb: Perlu Strategi Baru

Tidak disangka, ONIC Esports harus tumbang di tangan Aura setelah melewati tiga game yang sangat sengit di laga pembuka MPL ID S13 pada minggu ketiga.

Aura berhasil menunjukkan performa yang luar biasa dengan mengalahkan tim landak kuning dengan skor 2-1. Kemenangan ini tidak semata-mata hoki, tapi memang strategi mereka yang matang.\

Sanz yang biasanya tampil prima sebagai mid laner dari ONIC, justru dibuat tidak mampu berbuat banyak pada game kedua dan ketiga. Lain halnya dengan Yehezkiel yang justru jadi primadona di laga ini lewat Novaria-nya.

Apakah ada masalah internal dari ONIC sehingga mereka harus kalah?


Coach Yeb Jelaskan Kekalahan ONIC di MPL ID S13

Melalui interview media usai tanding pada Jumat, 22 Maret 2024, Coach Yeb jelaskan kalau ONIC sedang mencoba hal baru, dan itu tidak mungkin langsung bekerja (butuh proses).

“Gua baru datang, gua kasih baru ilmu. Terus itu enggak mungkin prosesnya secepat seminggu, kan? Mungkin masih (perlu) adaptasi baru,” kata Coach Yeb.

Mengapa ONIC memerlukan strategi baru? Karena menurut Coach Yeb, jika terus mengandalkan strategi yang sama seperti musim lalu, match-match ke depannya akan sangat sulit.

“Dan menurut gua, kami harus tambah strategi sih. Kalau kami main kayak yang kemarin terus, atau strategi yang sama terus. Hmmm, susah sih” tambahnya.

Terkait progress-nya, Coach Yeb mengatakan bahwa sampai saat ini masih ada di angka 0%, artinya yang ditampilkan sejauh ini di MPL ID S13, hanyalah gameplay dari musim-musim sebelumnya.

“Sampai sekarang masih nol (persen). Yang kami bawa cuma dari gameplay kami kemarin, mekanik kami, tapi kalau kami mau perfect harus dari nol,” ungkapnya.

Melalui pernyataan Coach Yeb, tampaknya ONIC Esports tidak ingin terus terjebak di masa lalunya, mengingat mereka sedang mencoba hal baru di MPL ID S13. Gimana menurut kalian?

Selasa, 13 Februari 2024

Drian Dilepas ONIC, Kage Legacy Resmi Tamat

 


Setelah sekian lama, Adriand “Drian” Larsen resmi dilepas ONIC pada Senin (12/2/2024), dengan begitu semua “kage” dari sang raja langit sudah pergi.

Drian adalah seorang midlaner serba bisa yang telah berkarir cukup lama di liga profesional MPL ID.

Dia juga adalah bagian dari ONIC “Kage” yang berhasil meratakan semua turnamen di Indonesia dan SEA pada zamannya dulu.

Melalui akun YouTube resmi ONIC yang dirilis pada malam Senin, 12 Februari 2024, sang landak kuning melepas “Kage” terakhir mereka.


Drian Dilepas ONIC


Lewat video berjudul “MEMOIR OF DRIAN - THE LAST KAGE”, ONIC menceritakan kenangannya bersama Drian dengan menggunakan parodi lagu “Terlatih Patah Hati” dari The Rain.

Drian tercatat sudah bersama ONIC sejak awal karir profesionalnya pada 11 Juli 2018 lalu, di mana ia langsung bermain di MPL.

Namanya semakin menggema di kalangan masyarakat setelah kesuksesannya yang luar biasa pada era yang disebut ONIC Kage.

Di mana ia bersama Udil, Sasa, Psychoo, dan Antimage berhasil meratakan semua piala mulai dari piala presiden, MSL, MPL, bahkan MSC pada season 3.


Selain momen-momen kejayaannya itu, pada video tersebut Drian juga memberikan pesan untuk para rekan-rekannya yang masih di ONIC untuk tetap konsisten

“Buat anak-anak ya semangat, semoga kalian mainnya bisa lebih bagus, lebih rapih, dan bisa selalu diatas dan diatas kalau bisa ketemu gua kalau gua lanjut di esports gitu, tetap konsisten, ya gua cuma mau ngucapin mungkin yang buat peduli sama gua, makasih udah dukung gua dari dulu sampe sekarang,” pesan Drian.

Kemudian ia juga memberi pesan kepada penggemar ONIC yaitu SONIC untuk tetap mendukung dirinya dan timnya meski sudah tidak bersama lagi.

“Buat SONIC-SONIC ya semoga kalian tetap dukung ONIC, dan gua berharap kalian tetep dukung gua biarpun gua udah enggak di ONIC,” lanjut Drian.

Terakhir, Drian mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja dengannya selama mengabdi pada sang raja langit.

“Buat semua orang yang udah kerja sama gua di ONIC, makasih ya semuanya udah sabar ngadepin gua, ya gua sayang lah sama kalian semua,” tutup Drian.




Drian sudah lama sekali berada di ONIC, ketika rekannya silih berganti, ia tetap mengabdi hingga akhirnya kembali memanen trofi. Ucapan terima kasih kembali pun mereka berikan padanya.

Sekarang akhirnya ONIC resmi berpisah dengan “Kage” terakhirnya Drian, sayang memang kalau dipikir, tetapi perlu kembali diingat bahwa perpisahan adalah bagian dari perjalanan itu sendiri.

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.